Touring Pangandaran via Cipatujah (Tasik Selatan)

Touring Pangandaran via Cipatujah (Tasik Selatan)

pantai cimerak 

Nafsu juga lihat iklan di salah satu tabloid otomotif yang ngiklanin Honda bersama HTCI ngadain touring wing day di Pangandaran bulan November 2008 lalu, sebenarnya bukan nafsu sama tujuan akhirnya, tapi nafsu mau ngikutin jalur trek Tasikmalaya – Pangandaran via Karangnunggal – Cipatujah – Green Canyon.

 

Jadi, berbekal niat, dan support dari si Bilal gendeng akhirnya sukses juga ngeracunin beberapa temen di Club Vario Dan HSX untuk ikut segera merealisasikan keinginan mencoba trek / jalur tersebut.

 

Tiga hari sebelum hari keberangkatan ke Pangandaran, ngetes stamina Vario yang udah lama ngga jalan jauh plus memfamiliarisasi handling Vario ber E 45 baru, sekaligus ikut merayakan hut HSX yang ke-3 di Cibodas. Ternyata stamina si Biru ngga ada masalah, dan handling Vario dengan box Givi E 45 pun ngga ada kesulitan sama sekali. Akhirnya setelah konfirmasi dan ngajak sana sini, ada juga yang kena racun buat ikut nyobain trek Cipatujah.

 

Berikut review perjalanannya:

 

DEPOK – PANGANDARAN (KEBERANGKATAN)

 

Rabu, 24 Desember 2008

Pitstop Keberangkatan: Abrar Automobil, Margonda Depok. Tim berkumpul dari jam 22.00, koordinasi rencana perjalanan sambil menunggu tiga orang rekan dari HSX (Boyke, Arya dan Sis Widya) yang ingin bergabung menelusuri jalur rute wing day HTCI, tim HVC Depok yang terdiri dari Bilal, gw (Herkot), Pasha, Aji, Iman Slipie, Andri Cijantung tepat pukul 00.15 (Kamis) berangkat menuju Pangandaran. Si Biru telah siap dengan bahan bakar (Pertamax) full tank dan Kilometer yang tertera di speedometer vario menunjukkan KM 31.034.

 

Abrar – Pitstop 1 (Ciranjang)

 

Dari Abrar tim menuju Pitstop Pertama di Ciranjang (RM Idola 3) melalui jalur Pemda depok – Bogor – Ciawi – Puncak – Cipanas – Cianjur.

 

Pukul 02.45, tim sampai di pitstop pertama Ciranjang, KM di vario menunjukkan KM 31.143. Ini berarti tim telah jalan sepanjang 109 KM. Asyiknya pitstop di rumah makan ini yaitu tepat diseberangnya ada SPBU komplit 24 jam, jadi sehabis makan si vario disuplai BBM lagi (Pertamax) sebanyak 2,6 liter (Rp 16.800). Setelah foto-foto, isi perut dan isi tanki vario sudah full tank, pukul 03.45 tim kembali melanjutkan perjalanan.

 

Pitstop 1 – Pitstop 2 (Bandung) – Cileunyi

 

Pukul 04.40, tim kembali pitstop untuk istirahat sejenak dan sholat shubuh di Mesjid Daarussalam, Soekarno – Hatta Bandung. Sementara Bilal mengejar Aji/Pasha yang terlalu konsen sehingga bablas terus sampai ke Cileunyi. Di Pitstop ini KM menunjukkan angka 31.189 (155 km). Setelah shubuh, pukul 05.10 tim berangkat kembali bergabung dengan Bilal dan Aji/Pasha yang sudah menunggu di Cileunyi untuk sarapan pagi. Sampai di lokasi pukul 05.40, tim sarapan kupat tahu, tahu dan bubur ayam. KM di angka 31.205 (171 km). Setelah sarapan selesai, pukul 06.05 tim melanjutkan perjalanan.

 

Cileunyi – Pitstop Tasik

 

Kamis, 08.12 pagi, tim kembali masuk SPBU Tasik Kota, si Biru di-full tank kembali sebanyak 2,9 liter Pertamax (Rp 18.800). KM menunjukkan angka 31.288 (254 km). Tanpa istirahat, setelah tim mengisi bbm, perjalanan dilanjutkan menuju kediaman saudara dari Bilal di Tasik kota. Tim sampai di lokasi tersebut pukul 08.35 dengan KM menunjuk ke angka 31.294 (260 km). Di pitstop ini rombangan istirahat cukup lama untuk memulihkan stamina yang terkuras selama perjalanan tanpa tidur semalaman. Pukul 12.30, setelah makan siang dan sholat perjalanan tim dilanjutkan menuju trek wing day HTCI, Tasik – Pangandaran via Cipatujah.

 

Tasik – Cipatujah

 

Di trek/jalur ini tim disuguhkan dengan trek idaman, sepi dan meliuk-liuk, ada beberapa trek yang kurang bersahabat, sedikit berbatu, tetapi secara keseluruhan trek cukup yahud dengan suguhan pemandangan alami pegunungan. Beberapa rekan-rekan terlihat menikmati trek yang meliuk-liuk. Pukul 13.35 tim sempet istirahat sebentar di SPBU Karangnunggal, tapi si Biru masih punya cadangan bbm cukup di fuel indicator, hanya beberapa rekan saja yang mengisi. KM menunjukkan angka 31.340 (306 km), ini berarti dari Tasik kota sampai Karangnunggal berjarak kurang lebih 46 km dan ditempuh jam waktu 1 jam 5 menit.

Di KM 31.367 (333 km) tim sampai di lokasi Pitstop Pantai Cipatujah. Waktu menunjukkan pukul 14.20. Mereview kembali, ini berarti jarak Tasik kota – Cipatujah berjarak 73 km dan ditempuh dalam waktu 1 jam 50 menit atau 2 jam kurang 10 menit.

Pantai Cipatujah ternyata kurang begitu terawat, sampah di sana sini dan karakteristik pantainya pun tidak berbeda dari pantai-pantai selatan lainnya, dengan karakteristik ombak yang agak besar, sehingga ada larangan untuk berenang disini. Tim hanya istirahat selama 15 menit di pantai ini. Tepat pukul 14.35 tim kembali melanjutkan perjalanan menyusuri pantai selatan menuju Pangandaran.

 

Cipatujah – Pangandaran

 

Di jalur ini tim disuguhkan dengan pemandangan pantai selama perjalanan, dari Cipatujah tim melewati beberapa wisata pantai walau ngga sempet mampir, seperti pantai Karanganyar, Sindangkerta dan Kalapagenep. Tapi tim ternyata ngga sanggup menghindari pemandangan pantai yang menakjubkan, di sekitar desa Cimerak tim melihat pemandangan pantai dan sawah yang mengesankan dan terpaksa harus berhenti untuk foto-foto selama hampir 30 menit, di desa ini pun tim sempat kembali pitstop untuk sholat ashar dan si Biru terpaksa menenggak Premium eceran 1 liter (Rp 6.000).

Pukul 16.15 tim sampai di objek wisata Green Canyon, KM menunjukkan angka 31.433 (399 km). di objek wisata ini tim hanya sekilas mencatat jadwal buka loket dan harga tiket, setelah itu perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pitstop terakhir Pangandaran.

Dan pukul 17.45 tim dengan selamat sampai di pitstop tujuan Pangandaran. KM menunjukkan angka 31.455, ini berarti Depok – Pangandaran via Cipatujah kurang lebih 421 KM dengan waktu tempuh selama 17 jam 30 menit (perjalanan selama 11 jam dengan istirahat selama 6 jam 30 menit).

 

Dengan Vario konsumsi bensin Depok – Pangandaran kurang lebih 9,5 liter (8,5 liter Pertamax dan 1 liter Premium) atau kurang lebih seharga Rp 61.250.

 

Ini berarti konsumsi bbm si Biru untuk luar kota sekitar 1 liter berbanding 44.3 KM, masih cukup irit untuk kelas skutik.

 

Foto-foto dan Review Pangandaran – Depok via Banjar (kepulangan) menyusul…..

 

HERKOT HVC #005

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: